CV Galeri Mesin Industri

Cara Mengundang Lalat Tentara untuk Budidaya Maggot

Sebagai pemula, kalian pasti penasaran bagaimana cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot ? Ulat maggot merupakan larva dari jenis lalat black soldier fly, dan ulat maggot ini mengandung protein yang sangat tinggi. Namun apakah larva jenis maggot ini baik untuk dikonsumsi peliharaan kita?

Jawabannya tentu saja sangat bisa dan aman, karena larva maggot ini berasal dari jenis lalat bsf , dan lalat ini bukan lalat yang dapat menyebarkan penyakit. Berbeda dengan lalat hijau yang kerap dapat menyebarkan penyakit. karena lalat hijau biasa hinggap di tempat-tempat bau busuk seperti bangkai, kotoran dan lain-lain.

Sedangkan lalat maggot bsf hanya berkeliaran dan hinggap disekitar bahan-bahan yang mengandung fermentasi dan tidak hinggap di media media kotor dan busuk.

Untuk budidaya ulat maggot bsf ini sangatlah mudah dan tidak memakan cukup banyak modal terutama di daerah pedesaan karena masih cukup mudah untuk dijumpai.

Berbeda dengan di wilayah perkotaan, meskipun ada namun sangat jarang untuk dijumpai, sehingga kita perlu tau bagaimana cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot.

Bagaimana Cara Mendatangkan Lalat BSF ?

Seperti yang sudah dibahas di awal, lalat maggot bsf lebih menyukai media media yang beraroma fermentasi, biasanya lalat lalat itu akan berdatangan dengan sendirinya untuk bertelur.

Oleh karena itu, sebetulnya sangat mudah cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot. Kita hanya perlu menyiapkan dan membuat media fermentasi untuk mengundang lalat bsf agar datang dan bertelur.

1. Membuat Media Fermentasi

Membuat media fermentasi merupakan tahapan awal cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot. Berikut adalah langkah-langkah dan bahan yang harus disiapkan:

Bahan-bahan yang diperlukan

  1. Dedak sebanyak 5 kg 
  2. 1 saset bumbu makan (Royco)
  3. 1 liter air
  4. Gula sebanyak 5 sendok makan
  5. EM4 sebanyak 1 tutup botol, atau bisa dengan menggunakan susu fermentasi (Yakult)

Peralatan yang diperlukan 

  1. Ember berukuran kecil/sedang
  2. Bak air atau ember berukuran besar
  3. Gayung
  4. Kantong plastik berukuran 5 atau 8 kg
  5. Gelang karet
  6. Kertas bungkus nasi atau daun pisang
  7. Kawat ram atau bisa juga menggunakan keranjang bambu

Proses Pembuatan Media fermentasi

Media fermentasi ini bukan hanya sekedar cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot saja, tapi juga nantinya dapat dijadikan sebagai pakan sekaligus pertumbuhan magot. 

Mengapa demikian? karena bahan baku yang dipakai adalah dengan menggunakan dedak, sehingga hasil akhirnya juga akan menjadi dedak fermentasi.

Berikut langkah-langkah pembuatan media fermentasi:

  • Masukkan satu liter air yang sudah disiapkan ke dalam ember kecil, dan tuangkan lima sendok makan gula kedalam air dan aduk hingga merata.
  • Setelah itu masukkan EM4 secukupnya (sebanyak satu tutup botolnya) kedalam ember kecil tersebut. Jika tidak ada, anda dapat menggantinya dengan menggunakan susu fermentasi (satu botol yakult). Dan aduk kembali hingga semuanya tercampur merata.
  • Setelah semuanya sudah siap, berikutnya adalah memasukkan lima kg dedak ke dalam bak air atau ember berukuran besar.
  • Taburkan 1 saset bumbu makan (Royco) ke dalam dedak yang ada pada ember besar. Menambahkan Royco merupakan cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot, karena hasil fermentasinya lebih menyengat.
  • Aduk dedak dan royco hingga tercampur merata.
  • Kemudian masukkan larutan yang sudah dibuat di ember kecil tadi, yaitu larutan yang mengandung gula dan EM4/yakult ke dalam campuran dedak dan royco. Dan aduk hingga semuanya tercampur rata.
  • Setelah diaduk hingga merata akan terbentuk adonan yang tidak terlalu basah, dan jika adonan terasa lembek anda dapat menambahkan sedikit dedak kedalamnya.

2. Menyiapkan Media Fermentasi

  • Untuk menampung adonan yang sudah dibuat, anda perlu menyiapkan plastik berukuran 5-8 kg. Jika tidak anda anda dapat menggantinya dengan menggunakan gentong atau ember yang dapat ditutup rapat. 
  • Masukkan adonan yang akan difermentasi ke dalam plastik, cukup di isi setengah saja supaya ada ruang untuk uap fermentasi di bagian atas.
  • Setelah itu kantong plastik langsung diikat kuat dengan menggunakan gelang karet yang sudah disiapkan, agar tidak ada udara dari luar yang masuk.
  • Setelah sudah diikat kuat, berikutnya simpan kantong plastik di tempat yang sejuk. Diamkan selama 4-5 hari agar proses fermentasi dapat berproses secara maksimal.
  • Kalau proses fermentasi berjalan secara maksimal, maka ruang plastik  bagian atas akan mengembung seperti ditiup angin, hal ini karena terjadinya proses fermentasi yang maksimal.
  • Setelah 5 hari, plastik dibuka dan adonan hasil fermentasi dituangkan ke dalam wadah yang lebih besar, atau memakai ember yang sebelumnya digunakan untuk membuat campuran dedak dan royco.
  • Media fermentasi tersebut akan mengeluarkan aroma yang harum, seperti bau aroma tape atau kue yang baru dikeluarkan dari alat oven. Setelah itu, media fermentasi siap digunakan untuk mengundang lalat tentara hitam atau lalat bsf.

3. Cara Mengundang Lalat Tentara dari Alam Liar

Lalat tentara hitam atau maggot bsf sebetulnya sangat mudah kita jumpai di sekitar kita. Begitu juga dengan lalat hijau. Namun, ada perbedaan diantara keduanya, lalat hitam biasanya hanya mendekat dan hinggap di media media yang meraroma fermentasi, termasuk dedak fermetasi yang sudah dijelaskan di atas.

Nah, sekarang bagaimana cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot dengan menggunakan media fermentasi yang sudah dibuat ? Berikut adalah panduannya:

  • Media dedak fermentasi yang sudah disiapkan dituangkan keember besar atau bak air dan ditutup dengan menggunakan daun pisang atau kertas bungkus nasi. namun jangan semuanya ditutup rapat, buka sedikit bagian pinggirnya.
  • Jika penutup yang anda gunakan meggunakan kertas bungkus nasi, maka bagian yang mengkilap anda letakan di bawah atau tempelkan dengan dedak fermentasi.
  • Setelah itu simpan di tempat terbuka, namun jangan letakan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Agar adonan fermentasi tetap aman, tutup ember tadi menggunakan kawat jaring atau keranjang bambu.
  • Aroma fermentasi pada dedak inilah yang akan mengundang lalat tentara hitam atau lalat bsf. Durasi megumpulkan lalat hitam ini tidak begitu lama, sekitar 1,2 bahkan 3 hari.
  • Saat lalat bsf menghampiri media fermentasi, biasanya lalat langsung bertelur di area sekitar dedak, namun tidak langsung bertelur pada dedaknya, biasanya telur menempel pada bagian ember atau kertas penutup.

4. Penetasan Telur Hingga Menjadi Ulat Maggot

Proses penetasan telur lalat hitam terbilang cepat, hanya menunggu sekitar 2 sampai 4 hari saja. Setelah telur telur ini menetas dan menjadi larva  mereka akan langsung bergerak menuju dedak fermentasi dan akan tumbuh di situ.

Dedak fermentasi akan menjadi makanan larva bsf sekaligus menjadi media hidup bagi ulat maggot.

Setelah menginjak umur satu minggu, larva maggot akan terlihat semakin jelas. Dan di minggu yang kedua atau hari ke 10-14 larva sudah bisa diberikan pada ayam untuk dijadikan pakan. Bahkan bisa juga dijadikan umpan mancing ikan.

Ulat magot aman untuk dikonsumsi oleh hewan ternak atau ikan, karena media fermentasi yang buat adalah bahan-bahan yang bersih, sehingga yang dihasilkan juga larva maggot yang bersih dan baik untuk pakan ternak.

Selain itu, maggot juga dapat dijadikan suplemen tambahan atau dicampur dengan jenis pakan lain, seperti dicampur dengan pakan burung, dicampur dengan voer dan lain-lain. Dengan porsi 10 hingga 20% dari total pakan.

Degan porsi tersebut, pertubuhan ternak bisa berjalan dengan cepat dan sehat, karena kandungan protein yang dimiliki maggot sangat tinggi. Anda juga dapat memberikan maggot bsf ini pada indukan ayam agar ayam dapat bereproduksi dengan lancar.

Pemupukan Ulang Dedak Fermentasi

Jika anda sudah memanen larva maggot,lantas bagaimana dengan sisa dedak fermentasinya? Sisa dari media fermentasi ini lama kelamaan akan berubah menjadi agak hitam namun tidak beraroma.

Sebagian sisa larva maggot akan bercampur dengan media fermentasi, namun ada juga yang masih nemepel dibalik media penutup.

Untuk  sisa dedak fermentasi ini jangan anda buang, karena seminggu sekali anda dapat melakukan pemupukan ulang media fermentasi. Caranya yaitu dengan menaburkan kembali dedak fermentasi yang baru ke atas media fermentasi, dan kemudian ditutup dengan daun pisang atau kertas bungkus nasi.

Dengan melakukan penaburan dedak fermentasi baru setiap seminggu sekali, maka ulat maggot ini akan selalu ada dalam jumlah yang banyak, karena maggot bsf akan terus terusan berdatangan dan bertelur.

Demikian panduan praktis cara mengundang lalat tentara untuk budidaya maggot, mudah mudahan dapat membawa manfaat untuk kita semua.

Sumber berita omkicau.com

Baca juga artikel artikel yang lain disini, anda akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang lebih.

 

 

 

 

 

Leave a Reply